Demi Tuhan,
Gue di sini, duduk di depan laptop, daritadi dan masih belum tau mau nulis apa.
Jadi begini, gue berencana menulis. Menulis. Tapi menulis apa, ya? Apa kalimat pertama yang sekiranya pantas untuk dituliskan dalam tema tulisan gue kali ini, ya?
Okay, mari dicoba!
Dear, Papi.
Halo?
Semoga papi dalam keadaan sehat saat membaca tulisan ini. Semoga papi selalu sehat.
Waktu itu, waktu Ocky masih SD, kalau dapat tugas Bahasa Indonesia yang perintahnya disuruh menuliskan karangan tentang Idola, dimana anak-anak lain menceritakan tentang artis idolanya, tokoh pahlawan, mungkin juga bapak petani, Ocky selalu bercerita tentang papi.
Ocky selalu bangga kalau sudah mulai menceritakan papi ke teman-teman, mulai dari perjuangan papi untuk jadi orang sukses, keistimewaan papi, tingkah lucu papi, walaupun papi sering galak dan sangat gak bisa dibilang sebagai orang yang lembut, tapi it's okay, begitulah papiku, blak-blak-an dan bicara apa adanya di keluarga.
Mungkin, Ocky sok tau kalau Ocky bisa cerita dan menilai tentang papi macem-macem, padahal kenyataannya mungkin I don't really know who you are.
Ocky gak tau tentang momen manis apa yang ada antara kita, Ocky juga gak tau pengalaman baik (spesial) apa yang bisa Ocky kenang sama papi, dari kecil sampe sekarang. Tapi Ocky berharap, suatu saat kita bisa dapetin itu. Suatu saat Ocky bisa kasih papi moment yang paling indah antara ayah dan anak, yang gak bakal bisa papi lupakan sampai kapanpun. Suatu saat nanti. Kalau mungkin saat ini belum bisa.
Sekarang Ocky udah gede, papi tau, tapi mungkin papi belum benar-benar terima tentang hal itu. Maaf kalau hal itu membuat Ocky jauh lebih cerewet dan tidak penurut. Ocky juga bingung kenapa jauh kesini, omongan-omongan papi selalu jarang bisa Ocky terima.
Papi,
Ocky selalu benci dengan pertengkaran-pertengkaran kita. Ocky selalu gak punya kekuatan untuk menghindar dari pertengkaran, alhasil kita sering banget berantem. Kalau kita berantem, papi berubah jadi ayah yang paling buruk sedunia dan Ocky merasa jadi anak yang paling sedih di dunia. Mungkin papi merasa begitu juga terhadap Ocky, dengan posisi sebaliknya.
Terlepas dari itu semua, Ocky selalu menganggap papi sebagai ayah yang hebat. Dan Ocky sayang banget sama papi...
Di hari ulang tahun papi kali ini, semoga papi senantiasa diberikan berkah oleh Allah SWT. Berkah kesehatan, rezeki, kesuksesan, dan segala-galanya. Semoga papi diberikan umur panjang dan Ocky punya kesempatan untuk buat papi bangga. Semoga kita bisa akur terus hehehe...
Selamat ulang tahun :-)

You'll be okay. My way already done start from the begining. I don't to be other people, and yes not to be other alike. I cannot back tobe and will be forward along the way I like and could be and suppose tobe. Nothing to worry about. It might make me happy if you can do for youself, stand on your efforts for your self and be your own. Then suppose tobe for others ever after. Believe me I am very-very proud of you so far, I don't want to disturb what the way you are. Be yourself, and show me your energy and antusiasm just like me in term of spirit. Thanks for your alert and your love. I love you too Ocky. God bless with you forever. Watch my love in my daily efforts not in my lovely voice and humming bird creeky sound.
BalasHapuslo ngasih apa sama papi lo?
BalasHapusTsaaah...dalem amat Ky, postingannya :D
BalasHapusTumben ya lo posting ginian.
Ternyata lo anak yang baik juga ya, wkkkww... :))
Py b'day buat papanya ya Ky, moga gak suka bertengkar lagi :)
this is really sweet post. happy birthday to your daddy :)
BalasHapuslo sama papi lo mirip banget deh .. :)
BalasHapusehem, momen paling sweet-nya mgkn pas lo mo kawin kali y, ky. hehehe .. secara bapak2 kan biasanya suka sentimentil pas anak ceweknya merit ..
sayang banget sama ayah nya ya kak? salam deh buat ayah semoga tetap jadi ayah yang d'best :D
BalasHapusPapi, Ocky kangen banget...
BalasHapus