Minggu, Desember 29, 2013

Jalan-Jalan: Bukittinggi

Tinut tinut tinut tinut, saat ini sedang darurat kelaparan.

Jadi, sebenarnya gue udah libur semester dari kemarin, kemarin lusa selesai ujiannya, tapi gue masih di Padang. Niat awalnya sih gue emang kasih spasi waktu untuk menyelesaikan beberapa urusan dan tanggung jawab, supaya gak keribetan lagi saat dan setelah libur. Selain itu gue juga punya kesempatan buat main sama teman-teman di sini dulu. Beberapa kali kena protes karena lansung pulang dan balik lagi ke Padang pas masuk (atau bahkan ambil jatah seminggu), jadinya gak punya waktu buat main sama teman-teman di sini. Sayangnya, teman-teman gue justru kali ini banyak yang pulang duluan. Jadi gak rame. Huft.
Karena sudah libur, jadi kost udah sepi, dan sepertinya ibu kost tidak berniat menjual makanan/lauk/jajanan gara-gara ini. Ditambah hari ini hujan, gak berhenti-berhenti dari kemarin sore, jadi lah... saya kelaparan dan kedinginan. Uuuwwh suapi dan hangatkan aku dong, Kakak... oke, najis.

Tapi, mungkin Tuhan punya rencana, perut gue disuruh istirahat. Kemarin gue agak kalap wisata kuliner di Bukittinggi bareng Mega dan Annisa. Gue dan Annisa berangkat dari Padang, sedangkan Mega emang orang Bukittinggi yang kebetulan sedang pulang, nungguin kami di sana. Gak juga, sih, sebenernya cuma 3 jenis makanan/minuman yang disantap, tapi jenisnya ini agak luar biasa.

Nasi Kapau


Menurut Wikipedia Indonesia, Nasi Kapau adalah nasi ramas khas nagari Kapau, Sumatera Barat, terdiri dari nasi, sambal, dan lauk pauk khas Kapau, gulai sayur nangka (cubadak), gulai tunjang (urat kaki kerbau atau sapi), gulai cangcang (tulang dan daging kerbau), gulai babek (babat) atau paruik kabau.Nasi kapau standar selalu dilengkapi gulai nangka ciri khas nasi kapau. Gulai nangka tidak menggunakan banyak santan dan tidak terlalu kental. Gulai dicampur kacang panjang, kol, rebung, pakis, dan jengkol. Di samping gulai nangka, hampir seluruh lauk nasi kapau terdiri dari masakan daging-daging. Gulai usus (gulai tambunsu) campuran telur ayam dan tahu yang dimasukkan ke usus sapi (karena usus kerbau lebih keras), gulai ikan, gulai tunjang, ayam panggang, teri balado, tongkol balado, dendeng balado, goreng belut, dan sambal lado hijau. Lauk nasi Kapau lainnya berupa ayam goreng, ayam goreng hijau gulai ayam, rendang ayam, rendang daging. Beras nasi kapau harus bermutu tinggi, umumnya dikirim dari Bukittinggi dan Agam.


Kalau menurut gue, aturan makan Nasi Kapau itu kayak mie instan: tidak boleh dimakan sering-sering kalau mau umur panjang hahaha kolesterol, bok. Harga aslinya Rp25.000 (asli lah, emang gak baik dimakan sering-sering, apalagi sama pelajar). Tapi, karena muka kita mahasiswa banget, ibunya korting jadi Rp22.000/porsi. Tempatnya di Pasa Ateh (Pasar Atas, dekat Jam Gadang), lebih tepatnya masuk ke dalam pasarnya, di bagian belakang.

Pisang Kapik


Sebenarnya, dibandingkan dengan Nasi Kapau, gue lebih bahagia kalau diajakin makan Pisang Kapik. Jadi, udah lama banget gue minta sama temen-temen di sini buat ajakin makan Pisang Kapik. Berawal dari keisengan gue buka-buka situs web InfoSumbar yang kebetulan ada bahasan tentang makanan khas Sumbar yang wajib dicicipi. Sayangnya gak pernah nemu dan kemarin Annisa nanyain mau nyari Pisang Kapik apa gak di Bukittinggi, jelas aja gue heboh kegirangan hahaha...
Tapi, tetep awalnya kita makan Nasi Kapau dulu karena Annisa sudah kelaparan sejak di perjalanan. Annisa sebenernya yang ngebet makan tuh, baru duduk di mobil aja, bukannya nanya kira-kira kita nyampe jam berapa, malah nanya "sampe sana, kita makan apa ya?" etdah, padahal baru kelar makan lontong sayur.


Pisang Kapik ini adalah makanan khas Sumbar. Secara namanya "pisang", makanan ini adalah pisang (apaansih, Ky?). Bahannya adalah pisang batu yang dibakar, kemudian dikapik (dijepit) sampai gepeng, terus di taburin kelapa parut + gula merah. Harganya Rp5000,-/buah. Menurut Mega, harganya cukup masuk akal karena pisang batu sedang sulit di sana. Pas ditanya ke penjual, pisangnya didapat dari Mentawai. Wah, jauh juga... (gak pernah juga sih gue ke Mentawai, tapi kayaknya jauh bhahaha). Belinya di sekitar Jam Gadang, di halamannya.

Ehehehehehe...

Sumur (Susu Murni)

Sebenarnya kita udah selesai nih makan dan jalan-jalan di sekitar Jam Gadangnya. Setelah itu kami mau cari mesjid buat solat ashar. Eh, anak gaul Bukittinggi malah nawarin buat minum Sumur dulu. Gue pikir di Bukittinggi ada tempat wisata sumur, di mana air sumurnya bisa diminum. Ternyata maksudnya Susu Murni.
Sebenarnya gak murni-murni amat sih, secara si Mega pesen susu yang dicampur coklat, dan si Annisa pesen rasa stroberi, apaan yang murni coba? Gue dong... pesen susu murni, tapi dicelupin es krim. :|
Nama tempatnya itu Susu Murni & Coffee, letaknya di Komplek SiGhi Bukittinggi. Agak jalan lumayan jauh dari Jam Gadang. Kalau mau, bisa naik angkot. Tapi, biar sehat mending jalan kaki aja sambil menikmati segarnya udara di Bukittinggi. Harganya Rp5000,-/gelas. Tapi kalau pake es krim jadi Rp7000,-. Selain susu, ada juga kopi. Secara nama tempatnya Susu Murni & Coffee (oke, Ky!).

 Yang punya Bukittinggi

Abis itu kita memutuskan untuk ke tempat beli oleh-oleh dulu. Dijamin murah dan enak, rekomendasi dari Mega. Maap yak, gue gatau jelasin tempatnya di mana, soalnya masuk-masuk gang ga jelas gitu (padahal gak ada yang nanya). Oh, ya, sebenernya setelah nyumur, si Mega ngajakin makan puding enak dan murah. Tapi si Nisa gak mau, dan merungut curhat takut gendut hahaha

Dua orang yang sangat bisa diandalkan kalau soal nawar pake bahasa minang. Mau minjem mereka ga buat bantuan?

Abis itu kita solat, kemudian ke rumah Mega sebentar. Hihihi keluarganya Mega asik dan 'welcome' sekali. Keponakannya pada sopan dan lucu-lucu. Ngeliat kedekatan keluarga Mega, bikin terharu dan gak sabar buat balik ke Jakarta ketemu keluarga di rumah.

Abis itu kita balik ke Padang bertiga naik travel. Mega ikut balik ke Padang karena ada perlu. Perjalanan pergi 3 jam, pulang 4 jam-an ke Padang karena sempat macet akibat perbaikan jalan, normal bisa 2 jam.

Capek tapi senang sekali. Terima kasih, ya, pengalamannya :-D

8 komentar:

  1. waahh kapan ya saya jalan2 kesana, selamat pagi, saya datang kemari sambil membawa puzzle gratis spesial tahun baru

    BalasHapus
  2. kapau gajauh beda sama nasi padang kali ya. kali...

    tapi gue mau tuh pisang kapiknya ki
    lempar dong ke jkt

    BalasHapus
  3. wah asyik banget kelihatannya, jadi pengen ke sana

    BalasHapus
  4. Aduh, gulai nangka sama susu murni enak sekali ituuuuu :D

    BalasHapus
  5. ah, mantan ibu kota indonesia yah, liburan gak balik jakarta cky ?

    BalasHapus
  6. kunjungan pagi hari, silahkan berkunjung kembali,ada video clip terbaru dr saya,semoga berkenan melihat,trm ksh dan selamat beraktifitas

    BalasHapus

Terima kasih karena telah membaca tulisan ini. Happy reading, happy blogging!