Jadi, ujian gue tinggal 2 mata kuliah lagi. Sebenarnya ujian selesai di hari Rabu, tapi karena secara tiba-tiba aula kampus dipakai untuk tes seleksi masuk perguruan tinggi, satu matkul diundur ujiannya sampai hari Jum’at. Dan presentasi hasil laporan wawancara-observasi dilakukan di hari Kamis. Observasi dan wawancara adalah praktikum pertama dan kedua gue selama perkuliahan, dan ya, gue harus membiasakan diri memakai pantofel hitam berhak-minimal-tiga-centimeter.
Btw, terakhir gue pakai heels/wedges itu 2 tahun yang lalu. Kesakitan terakhir, waktu itu gue dengan sok-nya jalan keliling mall dengan wedges 10cm –sebelumnya, gue cuma pakai heels ke pesta, dan jiwa puber gue, mungkin, membuat gue memakai itu ke mall– hal itu membuat gue bersumpah akan memaksimalkan niat untuk tidak memakai begituan lagi, terutama saat situasi yang mengharuskan gue jalan minimal 10 meter. Profesor-pengampu-ahli-spesialis tulang dan otot alias tukang urut langganan gue juga melarang gue pakai sepatu berhak karena lutut gue yang bermasalah akan selalu menjadi masalah gara-gara itu, ditambah dengan rasio kaki dan badan gue 1: 1triliun, jadi kasian kakinya.
Ngomong-ngomong gue lagi menantang diri gue buat dengerin lagu yang ada di playlist tanpa diskip sama sekali.
Gue akuin: susah
Hampir semua dari kita punya lagu di playlist yang sebenarnya udah gak pernah kita nikmatin, selalu skip ke lagu berikutnya setiap lagu itu muncul, tapi kita gak pernah mau hapus.
Tantangan ini paling kerasa lebih kalau lagu yang harus didengerin sampe abis itu mengandung lirik, nada, bahkan penyanyi yang bisa menghadirkan ingatan atau pikiran yang kurang menyenangkan atau kita hindari. (tsahelaah~ LEMAH!)
Gak cuma lagu sedih yang bisa bikin mellow, lagu ngebeat dan ceria juga bisa, tergantung momen lalu waktu lagu itu muncul. Mellow gak cuma identik dengan muram durja duka nestapa, tapi bisa haru biru dan rindu pada masa indah kala itu. Gila, gue gini sekarang yak wakakakak
PIZ AWT
ky!!! bakakakak anjrit kocak abis!
BalasHapusayo dong ky ltian pake wedges. buat bodi semok macem kita2 mah cucoknya wedges, lebih aman.
bisa minta copy-an playlist lagunya gak?...hahaha
BalasHapuslama tidak berkunjung kemari, bagaimana kabarnya teman, sehat kan ?
BalasHapusAku juga gak boleh pakai heels soalnya scoliosis. Tapi kalau harus banget aku pilih pakai wedges atau flatform aja, deh, hehehe :D
BalasHapusahahahah
BalasHapusOCKY GALAU
gausah begayaan make high heels ke mall deh makanya
wkwkwk