Kamis, April 09, 2015

Tiba-Tiba Teringat

Halo Imron, tetangga waktu kira-kira umur gue 3 tahun. Yang sebenarnya gue gak pernah inget mukanya kayak gimana. Soalnya gue pindah rumah ke Eramas waktu menjelang umur 4 tahun. Tapi kata orang tua dan sepupu gue, gue cukup sering main sama Imron. Gue pun gak inget juga sedekat apa, atau mungkin justru sebenarnya kita musuhan? Tapi orang-orang di sekitar kita menganggap itu adalah bentuk kedekatan. Ah, kayaknya gak sekompleks itu pertemanannya anak kecil. Kalau kita terlihat dekat, berarti kita memang dekat. Emangnya orang dewasa...

Halo Kak Panji dan kakaknya Kak Panji yang gue gak tau namanya siapa. Tetangga sebelah yang sering disuapin mamanya di luar rumah kalau sore-sore, yang sering main sepeda roda dua, sedangkan gue masih rutin nyusruk ke aspal dan selokan karena selalu gagal naik sepeda roda dua (sebenarnya roda tiga sih, karena yang dicopot Papi cuma satu roda di sebelah kanan/kiri sepeda roda empat gue). Waktu itu gue umur 4 tahun. Gue lupa tepatnya kapan gue bisa naik sepeda roda dua. Kayaknya SD, dan bisa naik sepeda roda dua adalah awal dari keliaran gue menyusuri Cilincing yan penuh debu jalanan dan matahari terik itu. Gue agak menyesal, karena gak bisa balik putih kulitnya /lol/. Halo Ikke... temen main gue yang gue gak tau dia itu orang India atau Ambon, yang jelas kamu hitam manis dan berambut keriting. Halo Angel, yang gue gak tau kenapa gue bisa kenal Angel sih... soalnya rumahnya di blok yang berbeda dari rumah gue, mungkin karena waktu itu di depan rumah gue ada lapangan tempat anak-anak dari seluruh belahan kompleks bermain. Tapi, yang gue inget waktu itu kakaknya Angel nyariin dia ke rumah gue, dan kita lagi main di kolong tempat tidur. Halo.... lupa namanya siapa, yang jelas puding cokelat buatan mamanya enak banget. Dulu gue pernah main ke rumahnya sampai magrib, dan pas pulang gue gak bisa masuk rumah karena ayam bokap gue nunggu di atas pager dan gak bolehin gue masuk. Pas gue berusaha masuk, gue malah dikejar keliling lapangan depan rumah. Selidik punya selidik, ayam itu dilatih buat jadi satpam sekaligus atlet sama bokap. Gue dendam sama tuh ayam. Gue menemukan cara untuk menaklukkan ayam itu, yaitu dengan membawa pisau karena gue pikir ayam itu takut kalau mau dipotong. Jadi, kalau gue main deket ayam terus ayamnya mau ganggu gue, gue takut-takutin aja pake pisau sambil bilang... "apa kamu ayam? Ocky potong nih, Ocky potong..." abis itu ayamnya pergi. Keren ya problem solving, gue? *lalu diketawain*

Halo teman-teman di awal kehidupan gue. Hehehe...
Halo ayam...

Gue pindah ke rumah Anduang di Cilincing pas mau masuk TK, dan mulai cari teman dari awal lagi. Waktu TK kayaknya gue bukanlah orang yang menarik untuk didekati. Gue inget banget tuh waktu gak dibolehin gabung main sama Si Sarah, Liliana, dkk (sekarang hubungan kita baik-baik aja kok hahaha). Kayaknya gue cukup kecewa waktu itu, tapi gue cukup pemberani untuk gak nangis, dan membuktikan kalau gue bisa main sendiri atau gabung sama siapapun yang mau menerima gue. Ada Eka, Inge, siapa lagi ya... lupa, tapi kayaknya berakhir dengan gue yang jadi lebih suka sendiri (ternyata dari kecil emang begini). Eh iya, gue berhasil mendapatkan teman dari kelas sebelah yang namanya Lala. Lala orangnya pendiam dan suka sendirian di dalam kelas. Gue sering ngajak dia keluar buat main ayunan atau beli Bakso Bagio di samping sekolah, dan biasanya Lala mau sih. Gue kasian kalau liat Lala sendirian, gue pikir gak ada yang bisa sendirian kecuali gue (HAHAHA). Waktu TK gue suka bolos, soalnya males sama pelajarannya yang gak jelas. Masa disuruh warnain mangga pakai kertas warna yang di potong kecil-kecil terus di tempel? Buang-buang waktu aja.

Halo teman-teman di awal kehidupan gue. Hehehe...

2 komentar:

  1. Ternyata kamu orangnya introvert juga ya. Tipe-tipe pengamat juga nih. Ingatanmu bagus pula. Sering baca yah? Cuz orang yang gemar baca, katanya emang jadi punya memori yang kuat.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Gue lebih suka dibilang independent sih (hahaha). Soalnya kalau introvert sih kayaknya enggak juga, gue cerewet. Cuma gak masalah aja kalau harus menghabiskan waktu sendiri hehehe

      Hapus

Terima kasih karena telah membaca tulisan ini. Happy reading, happy blogging!