Di dunia ini terlalu banyak orang yang pinter ngomong, tapi yang omongannya berisi? Belum tentu sama banyak. Yang omongannya baik? Belum tentu sama banyak. Terlalu banyak jenis opini yang muncul, tapi yang bijaksana? Belum tentu setengahnya.
Sedangkan perkataan yang kita ucapkan itu efeknya cuma dua. Positif dan negatif. Perkataan itu sifatnya bisa menyembuhkan, membangun, mendorong atau malah bisa jadi menusuk, menyurutkan, dan membunuh.
Itu kenapa banyak yang menyarankan kita untuk berpikir dulu sebelum berbicara. Atau kamu mau coba jadi subjek untuk membuktikan efeknya? Mati dengan kata-kata, begitu kira-kira.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Terima kasih karena telah membaca tulisan ini. Happy reading, happy blogging!