Satu hal yang jarang terjadi di hidupku, mengharapkan untuk bersama dengan orang yang membuatku jatuh cinta. Bersama dengan orang lain tak pernah menjadi prioritas dalam kisah cintaku yang utama. Cintaku selalu cinta sendiri, enggan bergerak, enggan mengungkap, enggan juga berharap.
Di satu sisi aku merindu, di sisi lain tak suka jika dia ada di sekitarku. Ya. Rindu, cemburu, ragu, semua bersatu dalam bisu.
Lagi, aku yang terbiasa sendiri tak siap rela jika waktunya harus dibagi. Mengalah, pusing karena harus berkompromi tentang mau kemana kita hari ini. Risih pula bila harus dicampuri segala sesuatunya harus begitu, seharusnya begini.
Kamu adalah kecuali.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Terima kasih karena telah membaca tulisan ini. Happy reading, happy blogging!