Minggu, Juli 12, 2020

Coba Tanya

Coba tanyakan kembali pada dirimu, apakah dia benar ingin bahagia atau sekadar lupa tentang hal-hal yang tidak indah saja?
Kenapa harus takut bersedih, dan mencintai, hampir selalu membuatnya risih?
Coba tanya.

Coba, kenapa?
Bilang kepadanya, jangan diam saja dan berlagak pura-pura.

Tuh, kan. Dia tahu benar apa jawabannya. Cuma, lihat saja gayanya; otaknya sibuk mengukur karena pernah babak belur. Pura-pura mati rasa, padahal hatinya selalu hidup, meskipun agak redup. 

Coba, mau sampai kapan?

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Terima kasih karena telah membaca tulisan ini. Happy reading, happy blogging!