Mungkin saat ini aku adalah manusia paling munafik di muka bumi ini.
Kataku, aku ikut berbahagia dengan kebahagiaanmu.
Tapi, bagaimana bisa aku bahagia jika di saat yang bersamaan aku merasa kemalangan?
Aku berjuang pada perlombaan yang bukan aku salah satu pesertanya.
Sehingga, sebaik apapun hasil yang aku dapatkan, bagaimana bisa namaku yang jadi juaranya?
Pun jika aku menjadi peserta, bidang perlombaan ini tidak pernah bisa menjadi salah satu kemampuan yang aku miliki. Lalu bagaimana bisa aku memenangkan pertandingan?
Saya menemukan blog ini pada profile riana dewi...apa hubungannya ya :)
BalasHapus