Mungkin aku bukannya paham perihal perasaanmu atau lelahnya perjuangan yang kamu daki.
Memang kapasitasku hanya sebatas mendoakan. Untuk itu, aku doakan segala kebaikan bagi hidupmu.
Semoga segera datang terang di setiap gelap, tenang di setiap gemuruh, dan damai di setiap gelisah.
Semoga perjuanganmu terbayar dengan kebahagiaan di dunia, antara, dan setelahnya.
Pondok Aren, 16 Mei 2022
Aku yang memeluk,
melalui pintaku pada Tuhan.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Terima kasih karena telah membaca tulisan ini. Happy reading, happy blogging!