Pada akhirnya kita menyudahi pertemuan singkat itu dengan perasaan tenang. Setidaknya, untuk aku yang memilih memaafkanmu sekali lagi dan mungkin untuk terakhir kali. Setidaknya, untuk aku yang memilih memaafkan diriku sendiri dari raksasa rasa bersalah yang memberatkan perasaanku berwaktu-waktu kala itu.
Pada akhirnya kita memilih untuk terus melangkah menjalani kehidupan yang seharusnya memang dijalani dengan gagah berani. Setidaknya, untuk aku yang berani untuk tidak lagi mencari-cari alasan untuk meminta hidup terus memihakku dan melihat sulitku.
Pada akhirnya, kita sampai pada keputusan bahwa kita akan baik-baik saja. Setidaknya, untuk aku, dan kuharap kamu pun begitu.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Terima kasih karena telah membaca tulisan ini. Happy reading, happy blogging!