Sabtu, Juni 29, 2013

Liburan Baru Asik

Daripada gak ada kerjaan di Sabtu malem begini, mending kita update blog-nya. 
Jadi, hari ini genap sebulan gue libur di Jakarta. Libur ya, bukan liburan karena gue bahkan baru keluar rumah beberapa kali aja. Jadi, libur itu belum tentu asik. Liburan baru asik.
Kalau pulang ke rumah begini, otomatis uang jajan gue distop, gak ada aliran dana ke kantong apalagi ke rekening. Akibatnya, ya begini, gue gak bisa ke mana-mana karena bokek. Mau main ke rumah temen, rumahnya pada jauh-jauh amat. Huft. Makin sehat deh gue di rumah aja, makan bergizi + tidur berlebih.
Seperti biasa, setiap libur jam tidur jadi kacau. Kalau kuliah, paling gak jam 00.00 gue udah ke alam mimpi. Sedangkan kalau libur, gue bisa tidur abis subuh, bangun pas jam makan siang, nyuci piring, bersihin lantai atas, terus santai-santai gak ada kerjaan (ujung-ujungnya tidur lagi), malemnya main internet & games sampai overdosis. Atau mungkin rutinitas gue lainnya adalah main sama keponakan gue, Imam. Gak main sih, jatohnya gue ngejar-ngejar dia biar gak lepas ke jalanan depan, abis itu gue harus tahan - tahan diri nemenin dia nonton Teletubbies/Timmy Time. 
Ngomongin si Imam, sekarang umurnya udah menginjak 1 tahun 4 bulan. Bayi satu itu udah mulai bisa ngomong, dan cerewet menggemaskan sekali.  Duh, jadi pingin cepet-cepet punya anak. #eaa

Hmm...


"Danger is real. Fear is a choice."

Kemaren itu gue sempet nonton film di bioskop, nonton Monsters University dan After Earth (tadi ngaku bokek, nonton dua kali). Gue nonton sendiri. Waktu nonton After Earth, kebetulan sekali gue duduk di sebelas ibu dan anak. Anaknya sekitar TK atau SD awal-awal gitu, deh. Gue agak yakin kalau si anak gak lancar berbahasa Indonesia walaupun mukanya pribumi abis. Emak: "Kita duduk di bangku nomor sembilan dan sepuluh."  | Anak: "What?"  | Emak: "Nine and ten." (mungkin, kuping si anak gak biasa, dan agak lola diajak ngobrol pake Bahasa Indonesia).......lalu sepanjang film anak inipun ribut sendiri; teriak-teriak kaget, loncat-loncat, dan terus berkomentar. Ini membuat gue jadi gak bisa konsen nonton, gue selalu kepo dengan apa yang dia komentarin. Entah kenapa gue selalu tertarik dengan argumen-argumen yang dilontarkan anak-anak kecil hahaha. Salah satu komentar si anak yang bikin gue senyum-senyum sendiri adalah. komentar yang muncul ketika adegan Kitai, si Jaden Smith diselamatkan oleh seekor burung dari serangan dingin: "Mommy, every bird save humans" dia gak tau aja kalo bird don't save humans, they create.humans. Ya ampun, gemes abis hahaha dia melontarkan pendapat sesuai dengan apa yang dia lihat. Mengemukakan pikiran anak kecilnya, dengan enteng, lugu, dan menggemaskan. :D

Udah gitu aja.

3 komentar:

  1. aaduuuhh, pikiranmu nak.
    haha.
    eh jadi pengen nonton. aku sk jaden smith semenjak maen karate kid.
    :p

    BalasHapus
  2. bisa dijelaskan lebih detail dan spesifik tentang 'bird create human'?
    soalnya aku polos dan lugu kak..

    ('.' )( '.')

    BalasHapus
  3. Iya, kalo liburan kuliah enaknya main game ama nonton sih ^^

    BalasHapus

Terima kasih karena telah membaca tulisan ini. Happy reading, happy blogging!