Lurus yang dibelok-belokkan
Putih yang diabu-abukan
Rindu yang bersembunyi sendiri
Kamu adalah nama yang dieluh-eluhkah
Doa yang dipanjat-panjatkan
Jernih yang dikeruh-keruhkan
Kisah yang kubiarkan mati
Kita adalah Kita Masing-Masing
--------
Hari ini adalah hari yang sangat mellow. Hujan yang gak ada hentinya dari pagi, dan beberapa hal membuat gue memikirkan hal-hal yang seharusnya (mungkin) gak perlu lagi gue pikirkan. Atau seharusnya memang gak perlu gue pikirkan dari awal. Supaya gak terlalu mikirin, gue memutuskan untuk ikut ke kos Ika, nimbrung bareng teman-teman yang pada sibuk ngerjain KAUP. Walaupun cuma ngerusuh dan malah jadi bosen sendiri karena yang lain sibuk dengan urusan masing-masing, seenggaknya ini lebih baik daripada gue di kos, sendiri, dingin, sepi, dan berpikir bunuh diri. Kok gue ngeri sendiri ya nulis bunuh diri. NAUDZUBILLAH.
Hari ini Eka ulang tahun yang ke-14. Ini tahun ketiga gue gak bisa ngucapin selamat ulang tahun langsung ke Eka. Huhuhu adik gue udah beranjak remaja. Tau gak apa yang sedih dari hidup merantau? Gak bisa ngeliat perkembangan adik-adik, tiba-tiba pas pulang udah jenggotan dan makin nyolot aja.
Jadi anak pertama, perempuan, mau gak mau akan jadi semacam ibu semu buat adik-adik kita. Kadang gue ketawa sendiri. Sadar kalau cara pikir gue sekarang udah kayak emak-emak, ke semua adik gue. Gue mulai memahami kekhawatiran, ketakutan nyokap gue sama pergaulan dan perilaku anak-anaknya. Gue khawatir kalau Tata pulang malam dan banyak pacaran, gue takut Eka browsing dan ngomongin hal yang enggak-enggak sama temannya, gue takut Alim bergaul sama anak-anak nakal. Ah, begitulah pokoknya. Hahahaha...
Hari ini...
![]() |
| Asik |
![]() |
| Ucing ala ue |

.jpg)
ecie mbak
BalasHapushahaha,mungkin udah pantas jadi seorang ibu ya
hehehe iya itu sebenarnya kode aja :D
Hapus