Rabu, April 01, 2026

Dear Tuhanku Yang Maha Baik dan Humoris,

Di perjalanan pulang dengan sepeda motorku hari itu, aku tersenyum. Suara kekanak-kanakanku menyambar angin malam, berkata dengan riang: "Makasih ya Allah, atas hari yang menyenangkan." 

Sebenarnya aku hampir selalu mensyukuri hari-hariku. Bahkan di saat kakiku tersandung lemari, aku masih bersyukur karena aku masih punya kaki. Tapi, biarkan aku untuk menuliskan rasa syukurku kali ini di sini. Agar nanti kalau aku sedang tidak jadi diriku, aku bisa mengingat bahwa aku pernah jadi si paling bersyukur karena Tuhan tidak henti-hentinya mencurahkan kasih sayangnya meski dalam bentuk yang tidak menyenangkan-menyenangkan amat.

Jadi, Tuhanku Yang Maha Baik dan Humoris, terima kasih karena telah mengizinkan aku untuk merasa bahagia pada hal-hal kecil dan sederhana. Walau pun kadang juga masih suka marah pada hal-hal kecil dan sederhana pula. 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Terima kasih karena telah membaca tulisan ini. Happy reading, happy blogging!